Berita

RIBUAN SISWA PUNGUTI SAMPAH

2 Februari 2016 | Oleh DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA | Dilihat 171 Kali


PEKALONGAN – BERIBU RIBU RIBU Ribuan siswa dari jenjang pendidikan sekolah dasar, SMP dan SMA di Kota Pekalongan bekerja bakti membersihkan sampah di sejumlah kawasan publik di Kota Pekalongan, Minggu (21/2) pagi. Aksi pungut sampah tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2016.

 

Pada kegiatan tersebut, siswa disebar di tiga lokasi. Siswa SD membersihkan sampah dikawasan Alun-Alun Kota Pekalongan. Sedangkan siswa SMP membersihkan sampah di stadion Kraton. Adapun siswa SMA bersama sejumlah komunitas bertugas mebersihkan sampah di Lapangan Mataram. Setelah itu, sampah dari tiga lokasi dikumpulkan menjadi satu di Taman Pati Unus.

 

Aksi pungut sampah diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Peklongan bekerja sama dengan Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) Pekalongan. Wakil Walikota Pekalongan Mochamad Saelany Machfudz menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut dia, kepedulian terhadap lingkungan memang seharusnya ditanamkan sejak dini mulai dari anak-anak.

 

Karena itu, pada kegiatan ini dilibatkan anak-anak. Paling tidak, itulah yang kita tanamkan pada anak-anak kita,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPKL, Titik Nuraini mengatakan, kegiatan pungut sampah tersebut bertujuan untuk mendidik anak-anak agar tidak membuang sampah sembarangan.

 

Duta Lingkungan

 

Harapannya, anak-anak tersebut menjadi duta lingkungan yang akan mengampanyekan pentingnya kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan di jalan, mereka tidak malu untuk memungutnya. Atau apabila ada orang yang membuang sampah di sembarang tempat, mereka tidak malu untuk mengingatkannya agar tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat,” harapnya.

 

Tujuan jangka panjangnya, lanjut Titik, anak-anak tersebut diharapkan bisa mengimplementasikannya di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. “Jadi, kalau nanti melihat orang tua mereka membuang sampah di sembarang tempat, kami berharap mereka berani menegurnya,” tambahnya. (K30-34)

 

 

 

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 22-02-2016)